Koordinasi dan Pengiriman Barang untuk Kegiatan Teknisi Palka Pendingin Tenaga Surya di Ternate

Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan Instalasi Palka Pendingin Tenaga Surya, tim lapangan yang dikoordinasikan oleh bapak Jamal Setiabudi melaksanakan serangkaian kegiatan logistik dan keberangkatan teknisi menuju lokasi penelitian. Kegiatan ini berpusat di wilayah Pelabuhan Ternate yang berlangsung dari tanggal 5 November hingga hingga saat artikel ini terbit.

Rangkaian kegiatan diawali pada 5 November 2025 dengan kedatangan barang-barang proyek di Pelabuhan Ternate. Barang tersebut terdiri dari peralatan teknis dan komponen pendukung sistem palka pendingin tenaga surya yang akan digunakan dalam kegiatan lapangan selanjutnya. 

Selanjutnya, pada tanggal 7 November 2025, dilakukan keberangkatan tim teknisi yang akan bertugas dalam proses instalasi dan uji lapangan di lokasi proyek. Tim teknisi bertanggung jawab atas persiapan teknis, pengecekan peralatan, serta koordinasi dengan tim lokal di daerah tujuan. Pada tanggal 8 November 2025, kegiatan dilanjutkan dengan bongkar muat barang di Pelabuhan Ternate, sebagai bagian dari proses distribusi logistik sebelum dilakukan pengiriman lanjutan ke lokasi pemasangan di wilayah kepulauan tujuan.

Selanjutnya, pada tanggal 9 dan 10 November 2025, tim masih menunggu kedatangan sebagian barang ekspedisi yang belum tiba di lokasi, sembari melakukan persiapan administratif dan teknis. Di tanggal 10 November 2025, Jamal Setiabudi bersama tim juga melakukan pembelian kebutuhan tambahan untuk kegiatan di Morotai, serta pengecekan awal terhadap pemasangan ground mounting yang akan digunakan sebagai dudukan sistem panel surya di lapangan.

Seluruh kegiatan ini menjadi bagian dari tahap persiapan penting sebelum pelaksanaan instalasi sistem pendingin tenaga surya di Morotai. Melalui koordinasi logistik yang matang, diharapkan seluruh perangkat dan tim teknisi dapat bekerja optimal di lapangan, mendukung keberhasilan uji performa alat serta memperkuat implementasi teknologi energi terbarukan di sektor perikanan Indonesia bagian timur.

admin

1

Leave a Reply