BAST Wayabula 3 kWp Morotai

Perjalanan tim teknis, yang terdiri dari Pak Tio dan Pak Abil, dimulai dari Maimali menuju lokasi proyek di Wayabula. Tepat pukul 08:30 WIT, mereka memulai perjalanan. Setibanya di lokasi pukul 12:00 WIT, fokus langsung tertuju pada sistem paka pendingin tenaga surya berkapasitas 3 kWp.

Pak Tio segera melakukan pemeriksaan menyeluruh pada seluruh komponen sistem. Hasilnya melegakan: sistem 3 kWp tersebut dipastikan telah berfungsi dengan baik dan berjalan optimal. Sementara itu, Pak Abil menyiapkan peralatan untuk mengaktifkan sistem monitoring (pemantauan) jarak jauh.

Namun, fase monitoring ini menyajikan tantangan signifikan. Saat dilakukan uji kecepatan internet (speedtest) di area Wayabula, kualitas sinyal terbukti sangat lambat. Kecepatan unduh (download) hanya mencapai maksimal 0,37 megabit per detik, dan kecepatan unggah (upload) bahkan lebih rendah, yaitu 0,43 megabit per detik. Kondisi jaringan yang sangat lemah ini mustahil digunakan untuk memantau sistem secara daring (online) dengan baik.

Meskipun pemantauan secara lokal (offline) berjalan lancar dan sistem terbukti berfungsi prima, kelemahan sinyal internet menjadi kendala fatal. Oleh karena itu, diputuskan bahwa untuk lokasi Wayabula 3 kWp, sistem monitoring jarak jauh tidak dapat dipasang.

Agenda ditutup setelah seluruh pemeriksaan teknis selesai dan disaksikan oleh penanggung jawab situs. Tahap berikutnya adalah penandatanganan dan penyerahan Surat Berita Acara Serah Terima Barang (BAST) sebagai tanda resmi penyerahan sistem 3 kWp di Wayabula kepada pihak penanggung jawab.

admin

0

Leave a Reply