Supervisi proyek Rancang Bangun Alat dan Uji Performa Palka Pendingin Tenaga Surya melaksanakan rangkaian kunjungan lapangan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar sejak tanggal 31 Oktober 2025 hingga saat artikel ini terbit. Kegiatan ini bertujuan melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan dan keberlanjutan proyek di wilayah tersebut. Dalam kunjungan tersebut, supervisor melakukan pengecekan terhadap kesiapan instalasi palka di lapangan.Â

Rangkaian kegiatan diawali pada 31 Oktober 2025, dengan pertemuan supervisor dan penyuluh perikanan KKP Saumlaki guna membahas rencana kegiatan lapangan serta koordinasi teknis di lokasi instalasi palka pendingin tenaga surya. Selanjutnya, pada 1 November 2025, tim melaksanakan pertemuan dengan Kepala Desa dan Komunal Weratan dalam langkah membangun komunikasi dengan masyarakat setempat serta membahas kesiapan lokasi pemasangan dan pembangunan shelter.

Kegiatan dilanjutkan pada 3 November 2025 dengan survey lapangan ke loaksi shelter di Desa Weratan dan Desa Wermaktian, guna meninjau kondisi aktual, serta memastikan kesiapan infrastruktur pendukung. Kemudian, pada 5 November 2025, supervisi melakukan kunjungan ke Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk berdiskusi mengenai dukungan pemerintah daerah terhadap penerapan teknologi energi terbarukan di sektor perikanan. Pada hari yang sama, dilakukan juga survey lokasi pembangunan shelter di Desa Kamatubun dan Wermaktian, serta koordinasi dengan pihak Kalabu Ukurlaran terkait proses pengumpulan data dan potensi pengembangan kegiatan di lapangan.

Dan pada 6 November 2025, supervisor mengadakan koordinasi dengan Penyuluh KKP daerah Saumlaki yaitu bapak Felix untuk membahas rencana kunjungan supervisi selanjutnya ke wilayah Olibar dan Saumlaki sebagai tindak lanjut kegiatan pemantauan.

Kegiatan supervisi ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara tim pelaksana, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal dalam mewujudkan penerapan teknologi ramah lingkungan bagi peningkatan mutu hasil tangkapan ikan. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, proyek ini diharapkan mampu menjadi model penerapan energi terbarukan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.
